Mencoba Untuk Berbagi

tak ada kebaikan yang sia-sia | teruslah berbagi kebaikan..

Cerita Sore 2

ketika mentari sudah mulai menyelesaikan amanahnya, setelah amannah siangnya, sama-sama kita pun bergegas untuk beranjak dari aktifitas rutinitas kita di kantor atau di tempat kerja yang lain. Men-segerakan untuk bisa sampai kerumah dan men-istirahatkan badan yang sudah sejak pagi di ajak untuk beraktifitas. rasanya lega sekali begitu sampai rumah, mandi, makan dan istirahat. tinggal besok pagi melakukan aktifitas yang sama, walaupun ada sebagian orang terkadang hampir waktu istirahtnya dia gunakan untuk mencari nafkah hingga tidak berfikir pada fisiknya.. rasanya yang ini bagian yang sudah tidak memberikan keadilan pada dirinya sendiri, kalau – dipikir- pikir memang kita itu cenderung suka bekerja hingga larut, apalagi jika nilai Rp-nya bagus… sudah dech masalah sehat itu mudah dan di mudah-mudahkan. walau permasalahn ini salah tapi sering dijadikan pilihan yang dibenarkan oleh hati kita dan kebanyakan orang. atas dalil lain jika dia mengetahui.”Rosulullah pun istirahatnya sebentar” ada juga yang berbicara seperti ini, akan tetapi coba fikirkan… Rosulullah menghabiskan waktu untuk beribadah. kata ibadah disini jangan diartikan sempit dulu… ibadah ini kan luas… bukankah dalam mencari nafkah, ketika kita meniatkan karena Allah dan apa yang dicarinya semata karena untuk amanah-amanah terhadap risalah yang sudah di berikan kepada Rosul Allah dan sekarang kita yang hidup di zaman ini, ya giliran kita.


Dalam Al-Qur’anul Karim Surat Al-Ashr (103): 1-3, Allah berfirman yang artinya sebagai berikut.

1. Demi masa.
2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian
3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Ayat di atas menjelaskan bahwa manusia memang benar-benar berada dalam kerugian apabila tidak memanfaatkan waktu yang telah diberikan oleh Allah secara optimal untuk mengerjakan perbuatan-perbuatan baik


tinggal masalah waktu, kapan akan merubah pola-pola hidup yang tadi menjadi lebih tawadzun…sehingga apa-apa yang sudah menjadi kesibukan pribadi tidak membelenggu aktivitas dakwah dan ibadah kita. rasanya tidak adil jika hanya belajar dalam realita sekarang saja akan tetapi sirah-sirah kehidupan para generasi tabi’in dan tabi’ihim pun setidaknya jadi referensi utama. coba lihat betapa perjuangan Rosul Allah dalam memperjuang agama yang haq ini. mereka masih sempat untuk mencari nafkah, bersilaturahim dengan sanak keluarga dan tetangga, berperang dan lain sebagainya. lalu apalagi yang membuat kita beralasan untuk malas bergerak maju merangsak dan menyudutkan keburukan menjadi keterbukaan pada sebuah kebenaran dan kejujuran. jika kita mengerti sholat, berapa jumlah rekaat, bagaimana meniatkan dan bagaimana pula gerakanya, seharusnya menjadi instropeksi diri kita, ketika kita berdiri dalam sholat dan melafazkan kebesaran Allah bukankah itu mengingatkan bahwa ada masa jaya pada muda-muda kita, pada saat rukuk ingatkan kita suatu saat kita akan lebih berumur dan tua, dikala sujud ingatkan kita bahwa kelahiran pasti penutupnya adalah kematian. itu hanyalah analogi sebagi koreksi bagi kita. didapat sebuah nilai kejujuran pula pada saat bertindak, khusuk atau tidak khusuk tetap saja setiap orang melakukan sholat sesuai dengan rekaat nya dan waktu-waktunya. tidak pula bagi yang tidak khusuk tetap saja melakukan kejujuran tidak berani mengurangi bilangan rakaat. kedisiplinan diajarkan tiap-tiap waktu sholat.


perjalanan hidup ini akan menjadi indah…. jika…….. kita berusaha membuat indah. tapi juga bisa menjadi sebuah keburukan jika kitapun mengikuti nafsu yang tidak pernah puas dan bersyukur dengan apa yang sudah diberikan oleh Allah. dimanapun kita berada Allah lah tempat segala-galanya untuk meminta bukan berharap pada mahluk.

Allahu’alam bishawab

By. G. Sapta Nugraha


Iklan

Filed under: sore-ku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Nu Gaduh Blog

smoga mampu bangkit meraih mimpi

Copy Paste isi Artikel

seluruh isi artikel boleh di copy. dan sangat bersyukur ketika bisa dimanfaatkan

semoga blog ini bisa memberikan manfaat buat teman-teman di blog

Klik tertinggi

  • Tidak ada
%d blogger menyukai ini: